BANTUL – Formasi redistribusi guru PNS di lingkungan Bantul selambatnya akan dilakukan pada Maret. Akibat kebijakan ini, kelebihan guru bisa ditempatkan di luar Bantul, bahkan luar pulau.

“Kelebihan guru di Bantul dapat dialokasikan untuk kabupaten lain. Juga ketika Bantul mengalami kekurangan di mata pelajaran tertentu, guru dari Sleman, Gunungkidul, atau daerah lain dapat dikirim ke Bantul,” kata Maman Permana, Kepala Badan Kepegawaian daerah saat ditemui Harian Jogja, belum lama ini.

Ketika kelebihan guru sudah tidak dapat tertampung di DIY, bisa dikirim keluar daerah yang membutuhkan oleh kementrian.

“Mereka [guru] kan sudah bertandatangan bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia. Tujuannya satu sebetulnya, pemerataan kesejahteraan melalui sertifikasi,” terang Maman.

Batas redistribusi ini ditentukan BKD menyusul diterbitkannya peraturan bersama lima menteri, yang kemudian ditegaskan melalui surat Gubernur, 29 Desember 2011.

Kelima menteri itu adalah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Keuangan dan Kementrian Agama.

Maman mengatakan dari peraturan lima menteri tersebut, dokumen pelaksanaan penempatan formasi guru harus sudah diserahkan ke Pusat pada April mendatang.

Kini, BKD tengah melakukan kelebihan dan kekurangan guru berdasarkan jam mengajar atau sertifikasi dan usia pensiun.

“Targetnya penempatan dilakukan Maret, jadi April dokumen sudah dikirim ke Pusat. Jika tidak Bantul bisa kena sanksi,” cetus Maman.

Sanksi yang diberikan berupa penghentian bantuan finansial fungsi pendidikan, menunda formasi PNS secara keseluruhan, penundaan dana perimbangan dan pemberian nilai kurang baik dalam penyelenggaraan urusan penataan dan pemerataan guru dan PNS.

Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Pegawai BKD, Isa Budi Hartomo menjelaskan di Bantul masih banyak guru yang kurang memenuhi 24 jam seminggu dalam mengajar karena kelebihan guru dalam satu bidang mata pelajaran. Anggota komisi D DPRD Bantul, Jupriyanto mengatakan sudah mengetahui rencana itu, tapi komisi berencana untuk kembali memanggil kesiapan Pemkab agar tidak melewati batas waktu dari pusat.

Usulannya, nasib guru tidak tetap (GTT) juga diperhatikan. Karena selama ini dengan adanya sertifikasi, jatah mengajar guru honorer jadi berkurang. “Nah kami tidak ingin seperti itu. Kami ingin GTT pun memperoleh kesejahteraan yang wajar, “ imbuh dia.

KELEBIHAN GURU DI BANTUL

 

Mata Pelajaran

Jumlah Guru

SMP

SMA

SMK

PKN

44

29

3

Fisika

33

56

Kimia

46

5

Bahasa Indonesia

67

36

Bahasa Inggris

12

 

Sumber : Harian Jogja, Selasa, 10 Januari 2012

Comments  

 
-1 #4 dewi nilawati 2012-03-15 22:36
bagaimana dg kami guru bahasa Inggris SD
yang kekurangan jam mengajar padahal sudah berusaha mengajar dua sekolah
Quote
 
 
0 #3 dewi nilawati 2012-03-15 22:32
bagaimana dg kami sebagai guru PNS mengajar mulok bahasa inggris SD yang kekurangan jam mengajar?
Quote
 
 
+1 #2 Akhiri 2012-02-12 15:15
Bagus, segera direalisasikan terutama untuk guru SD.Di Sekolah saya SD Wuluhadeg Sanden bulan Maret 2012 kekurangan 2 guru kelas.Guru - guru SD yang melimpah ke SMP,SMA,SMK kekurangan jam mengajar diberi pengertian untuk bisa kembali ke SD.
Quote
 
 
+1 #1 siti wahyuningsih 2012-01-20 20:56
Trimakasih infonya BKD,terus pendistribusiny a kpn?????saya tunggu secepatnya....
trimakasih..
Quote